Sunday, May 11, 2008

0

Porong Kini /// Photo Story by Taufan Wijaya

Lumpur panas di Porong semakin meluas, sementara penanganan material yang muntah dari bekas sumur eksplorasi Banjar Panji tidak secepat debitnya yang berkisar 90-100 ribu kubik per hari. Sudah hampir tiga tahun bencana mud volcano tersebut berlangsung sejak awal menyembur pada 27 Mei 2006. Perekenomian di kecamatan Porong bisa dibilang lumpuh karena akses penghubung Surabaya dan Malang ini semakin tersendat, di saat yang sama ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan pekerjaannya. Lahan seluas 640 hektar yang sekarang terendam menyisakan kenangan pahit bagi penghuninya. Anak-anak tidak bisa lagi bernostalgia di tanah kelahirannya, pasangan pengantin tidak bisa mengulang saat-saat yang manis, dan bagi mereka yang tidak mengalami kekacauan ini hanya bisa melihat bagaimana Porong berakhir melalui lembaran imaji pada koran atau layar kaca (Taufan Wijaya).








































0 comments: